Hari ini aku merasa sangat merindukan Kajenku, 13 tahun bukan waktu yang singkat, bahkan sebelum gigi susuku tumbuh aku sudah menghirup udara Kajen. Kajen Margoyoso Pati Jawa tengah. Pastinya di tanah ini sudah ramai oleh para zairin dan zairot di maqom mbah Ahmad Mutamakkin, bulan muharrom mempunya sensasi tersendiri dari Kajen, aku sungguh rindu. Para alumni-alumni yang pernah menimba ilmu di tanah ini akan berbondong-bondong bersilaturahhmi di pesantren masing-masing, bertemu teman waktu sekolah, reuni, hataman di sarean, aku rindu ya allah aku benar-benar rindu pada kajen. aku dibesarkan ditanah ini, hingga budaya Kajen sangat berpengaruh dalam hidupku, entah cara berfikir, style, kemplembreh ala anak pondok, ah yang lainnya, dan tidak lupa "pentol kajen" yang murah meriah seribu oerak udah dapet pendol yahuuuud dengan isi dan ragam macam sealaihim gambreng, murah meriah. dan di sekolah inilah, Perguruan Islam Matholiul falah, aku mulai menemukan keakua...
Komentar
Posting Komentar