Postingan

by the river piedra I sat down and wept

At some point, we have each said through our tears, “I’m suffering for a love that’s not worth it.” We suffer because we feel we are giving more than we receive. We suffer because our love is going unrecognized. We suffer because we are unable to impose our own rules. True love is an act of total surrender. You have to take risks. We will only understand the miracle of life fully when we allow the unexpected to happen. Every day, God gives us the sun - and also one moment in which we have the ability to change everything that makes us unhappy. Every day, we try to pretend that we haven’t perceived the moment, that it doesn’t exist – that today is the same as yesterday and will be the same as tomorrow. But if people really pay attention in their everyday lives, they will discover that magic moment. It may arrive in the instant when we are doing something mundane, like putting our front-door key in the lock; it may lie hidden in the quiet that follows the lunch hour or in the thou...

cenat-cenut

23 juni 2014 Sejujurnya pengen nulis banyak hal sejak kemaren, pengen nulis cerita dari yang paling sedih mbrebes mili sampai yang paling bisa bikin senyum 7 cm. mungkin waktu sesaat saat aku sama seseorang bisa pergi bareng ke Kediri, rasane wes koyo

bubar barisan graaaakkk

Gambar
huuuuuuffft,... Saya tadi lari-lari gara-gara hasrat  ndadak pengen ngeblog, laporan sama kamu gy, Gy,,,  saya sudah bubar barisan graaak sama si Hafidin. dan 2 hari yang lalu saya usah janji pada diri saya sendiri buat nggak nangis soal ini, kalau saya masih gini terus kapan saya belajar ikhlas, saya rela kok gy, mencintaai kan merelakan, kalau seseorang yang saya cintai bahagia justru itu yang seharusnya membuat saya bahagia juga. Gy sejujurnya saya masih tersudutkan sama memorabilia saya sama dia gy, gimana enggak coba, tiap jalan selalu mempunyai kenangan tersendiri, saya g tau kenapa manusia selalu fokus sama satu kesalahan. Gy,,, saya pas nerima Hafidin saya sudah putus sama yang sebelumnya, bahkan kamu juga saya laporikan gy, saya capek gy sama itu orang. saya kaya orang goblok dan jadi manusia statis kalau masih sama dia terus, dia nggak pernah mencintai saya, sedangkan saat saya sudah sama orang lain kenapa dia nggak terima kaya gitu. saya nggak mau ng...

jleeebbbbbbb

Gambar
Kamu tahu. Aku terluka     Tapi semua itu cepat terhapus. Kesalahan cuma bagaikan debu.   Aku g mau menyalahi ni'matnya. Kamu kebahagiaanku. Walau kamu milih berlalu. ysng di tweet sama gus To itu bener. Cuma itu yg mampu aku kenang darimu. sketsa kebersamaan kita. sesaat. G layak di bandingin sama mbk yg udah nemenin 7 tahun. Terima kasih sudah mau mampir. Kamu daleeeem buat aku. I'm so in love with you ndutku     Kamu sederhana. Dan aku suka. Kita mempunyai cara tersendiri dalam mencintai masing2.   Kamu yg pertama dalam semuanya buat aku. Namun terlalu singkat.   Aku tau kamu marah banget. Dan aku berharap kamu g berhenti mencintaiku. Seperti keyakinanmu pada cita2mu. Aku jadi sadar. Aku bukan apa-apa buat kamu.  kamu berlari terlalu cepat, bahkan sebelum kita ada masalah kamu sudah mulai dekat dengannya, kamu tau,,,, saya terluka, mengapa waktu kita tidak tepat.

Di antara kamu dan saya ada sebuah meja.

Di antara kamu dan saya ada sebuah meja. Mungkin itu yang terbaik buat kita, agar sesekali saling memandang mata. Bukankah mata itu jendela? Dan hati pemiliknya? Dan sesekali kita perlu saling menyapa dari tepiannya. Di antara kamu dan saya ada sebuah meja. Mungkin itu yang terbaik buat kita, agar sesekali kita tak melulu saling raba. Bukankah cinta mewakili jiwa, dan raga hanya selongsongnya? Dan sesekali kita perlu memurnikan jiwa, tak berlutut serta diperbudak oleh raga. Di antara kamu dan saya ada sebuah meja. Ya, sesederhana itu. Mungkin yang sepele dan sederhana mampu memperbaiki hubungan kita. Itu harapan saya. Itu saja. "Karena kita sedang tidak hendak kemana-mana. Diam saja dan menikmati waktu, sampai diantara kita: saya atau kamu yang pergi, entah untuk sejenak atau selamanya. Dan diantara kita: saya atau kam u, yang akan menunggu entah untuk sejenak atau selamanya" 15 September 2013 pukul 10:16

hujan bulan juni

"Aku mencintaimu. Itu sebabnya aku takkan pernah selesai mendoakan keselamatanmu”  ―  Sapardi Djoko Damono ,  Hujan Bulan Juni " "  dalam diriku mengalir sungai panjang, darah namanya; dalam diriku menggenang telaga darah, sukma namanya; dalam diriku meriak gelombang sukma, hidup namanya; dan karena hidup itu indah, aku menangis sepuas-puasnya”  ―  Sapardi Djoko Damono ,  Hujan Bulan Juni " tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu”  ―  Sapardi Djoko Damono ,  Hujan Bulan Juni "  barangkali hidup adalah doa yang panjang, dan sunyi adalah minuman keras. ia merasa Tuhan sedang memandangnya dengan curiga; ia pun bergegas.”  ―  Sapardi Djoko Damon...

aku guyu

Gambar
pie rupaku???? coro lo nek aku ndue wong beneran sayang aku mestine wong iku gawe aku senyum koyo ngene terus yo,heheheheh wah yo ndue bojo pelawak ae cen. eh iyo aku ndue pacar anyar,jengene HAFIDIN.hahaahahha terkadang orang yang kita sayangi selain bisa buat kita senyum ala pinguin kutup utara mereka juga bisa buat kita cemberut kaya orang siap nyosor nyium orang.   kemudian seterusnya... ai luph yu  daaaahhh